BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS
Powered By Blogger

Sabtu, 30 Januari 2010

Penyakit Jantung

Serangan Jantung

Penyakit-penyakit dapat mempengaruhi bagian mana pun dari jantung. Tetapi, penyakit yang paling umum adalah penyakit kronis pada arteria koroner yang disebut aterosklerosis. Karena itu, sakit jantung yang umum dikenal dan paling banyak diderita adalah penyakit jantung koroner atau penyakit arteria koroner. Penyakit ini paling sering menyebabkan serangan jantung pada seseorang yang bisa menyebabkan kematian. Penyebabnya adalah penyempitan pada pembuluh darah koroner, dimana pembuluh ini berfungsi untuk menyediakan darah ke otot jantung. Penyempitan disebabkan oleh tumpukan kolesterol atau protein lain yang berasal dari makanan yang masuk dalam tubuh. Penumpukan ini juga menyebabkan pembuluh darah koroner menjadi kaku. Kekakuan ini disebut sebagai aterosklerosis.

Aterosklerosis terjadi jika terjadi penumpukan plak atau timbunan lemak pada dinding-dinding arteri. Selang beberapa waktu, plak dapat menumpuk, mengeras dan mempersempit arteri, dan menghambat aliran darah ke jantung. Penyakit arteria koroner atau coronary artery disease (CAD) inilah yang pada dasarnya menuntun kepada sebagian besar serangan jantung.

Penyumbatan dalam satu arteri koroner atau lebih dapat menimbulkan serangan jantung secara tiba-tiba. Penyebabnya karena jantung meminta oksigen melebihi yang tersedia sehingga memicu serangan jantung. Mengapa? Apabila otot jantung tidak menerima oksigen untuk waktu yang cukup lama, jaringan di sekitarnya dapat rusak. Tidak seperti jaringan yang lain, otot jantung tidak mengalami regenerasi. Semakin lama serangannya, semakin banyak kerusakan pada jantung dan semakin besar kemungkinan meninggal.

Bahkan dalam arteri yang tidak terlalu sempit karena timbungan plak dan lemak, timbunan plak dapat pecah dan membentuk kerak darah atau trombus. Selain itu, arteri yang berpenyakit juga cenderung mengalami kontraksi otot secara mendadak. Sehingga, sekeping kerak darah dapat terbentuk di tempat kontraksi, melepaskan zat kimia yang kemudian mengakibatkan dinding arteri menyempit, memicu sebuah serangan jantung.

Jika sistem kerja dari jantung rusak, irama normal jantung dapat menjadi kacau dan jantung mulai bergetar dengan tidak menentu atau mengalami fibrilasi. Irama tidak normal ini disebut sebagai aritmia yaitu penyimpangan dari irama jantung normal. Hal ini akan menyebabkan jantung kehilangan kesanggupannya untuk memompa darah dengan efektif ke otak. Dalam waktu sepuluh menit, otak mati dan si pasien pun tidak tertolong lagi.

Selain penyakit jantung koroner yang disebabkan karena penumpukan lemak di dinding arteri, ada juga penyakit jantung lainnya yang disebabkan kelainan semenjak lahir. Misalnya jantung yang tidak sempurna, kelainan katup jantung, melemahnya otot jantung. Penyebab lain adalah bakteri yang menyebabkan infeksi pada jantung.

Selasa, 19 Januari 2010

Karya Lukisan Abstrak Seniman Mancanegara

Karya Lukisan Abstrak Seniman Mancanegara

Karya lukisan berhaluan abstrak atau Lukisan Abstrak hingga kini tetap digeluti para seniman mancanegara, meskipun kejayaan jenis karya kanvas tersebut dalam perkembangan seni rupa modern telah berlalu.
“Kenyataan menunjukkan seniman beraliran kontemporer mampu menciptakan karya-karya yang cukup mengagumkan, tetap eksis mengarungi perubahan zaman,” kata pengamat seni rupa Arif Bagus Prasetyo, di Denpasar.Mengomentari empat seniman dari sejumlah daerah di Indonesia yang masing-masing memiliki latar belakang budaya berbeda dan berpameran di perkampungan
Galeri Lukisan seniman Ubud, Bali, ia mengatakan, seni kontemporer dalam sejarah perkembangan seni rupa modern pernah mengalami masa kejayaan.
Aliran seni yang mencuat sejak 1910 itu mengalami kejayaan sehabis perang dunia II atau tahun 1940-an. Kota Paris menjadi pusat perkembangan pertama seni
Lukisan Abstrak tersebut. Hal itu berkat kerja keras dan kesungguhan seniman imigran Belanda, Rusia dan Jerman yang menghasilkan karya-karya bermutu. Mereka akhirnya mampu menaklukkan Eropa dan seluruh dunia barat, termasuk Amerika Utara.
Arif Prasetyo yang sering bertindak sebagai kurator dalam penyelenggaraan berbagai pameran atau
Galeri Lukisan bertaraf nasional dan internasional itu menilai, aliran karya seni kontemporer belakangan menjadi khazanah seni lukis abstrak (Abstract Painting) yang baru, segar dan kritis.
Selain itu juga mampu memperkaya spektrum seni rupa kontemporer yang lebih luas, sehingga mampu menjadi medium modernisasi yang paling unggul dan cocok dengan pencarian spiritual dan ekspresi diri, ujar Arif Prasetyo.
Empat seniman kontemporer masing-masing Utoyo Hadi (berasal dari Jawa Tengah), Muhammad Faisal alias Iconk (Papua), Ikay Khairudin (Jakarta) dan Nyoman Kardana (Bali) yang sama-sama menggeluti lukisan bercorak abstrak (
Abstract Painting), menggelar pameran Galeri Lukisan Abstrak di perkampungan seniman Ubud, Bali pada peralihan tahun 2008 ke 2009.
Pameran menampilkan puluhan karya seni mengusung tema “4AS (FOR US)” berlangsung hingga 11 Januari 2009. Keempat seniman berbeda latarbelakang budaya tersebut tetap menekuni jalur seni lukis abstrak di tengah tren seni rupa kontemporer di Indonesia, ujar Arif Prasetyo yang juga kurator pameran
Galeri Lukisan Abstrak tersebut.